Memilih antara penggorengan bertekanan dan penggorengan terbuka adalah salah satu pertanyaan paling umum di dapur komersial. Meskipun keduanya merupakan peralatan dapur yang penting, keduanya memiliki tujuan yang berbeda dan bekerja paling baik di lingkungan memasak yang berbeda.
Memahami perbedaan utama antara kedua jenis penggorengan ini membantu operator restoran dan distributor membuat keputusan peralatan yang lebih cerdas, meningkatkan kualitas makanan, dan mengendalikan biaya operasional.
1. Metode Memasak: Penggorengan dengan Tekanan vs. Penggorengan Terbuka
A penggorengan bertekananMemasak makanan di dalam ruang tertutup. Tekanan meningkatkan titik didih air di dalam makanan, sehingga makanan matang lebih cepat sambil tetap mempertahankan kelembapannya.
An penggorengan terbukaSebaliknya, metode ini beroperasi dalam tangki terbuka tanpa tekanan. Panas berpindah langsung melalui minyak, sehingga ideal untuk menggoreng secara fleksibel dan dalam jumlah besar.
Perbedaan mendasar ini memengaruhi waktu memasak, tekstur, dan penyerapan minyak.
2. Kualitas dan Tekstur Makanan
Penggorengan bertekanan paling dikenal karena menghasilkan:
-
Ayam goreng yang juicy dan empuk.
-
Lapisan luar yang renyah dengan daya serap minyak yang lebih rendah.
-
Hasil yang konsisten di seluruh batch besar.
Penggorengan terbuka lebih cocok untuk:
-
kentang goreng
-
Sayap dan nugget
-
Makanan laut dan camilan
-
Produk yang memerlukan pengawasan visual selama proses memasak.
Setiap jenis penggorengan unggul dalam aplikasinya masing-masing.
3. Kecepatan dan Efisiensi Memasak
Penggorengan bertekanan biasanya menawarkan:
-
Waktu memasak lebih singkat
-
Pemulihan panas lebih cepat
-
Output per jam yang lebih tinggi
Hal ini menjadikan mereka ideal untuk operasi ayam goreng dalam jumlah besar.
Penggorengan terbuka menyediakan:
-
Fleksibilitas yang lebih besar
-
Mempermudah proses bongkar muat
-
Pergantian menu yang lebih cepat
Untuk dapur dengan menu yang beragam, penggorengan terbuka tetap menjadi pilihan praktis.
4. Konsumsi Minyak dan Biaya Operasional
Karena penggorengan bertekanan memasak lebih cepat dan mempertahankan kelembapan di dalam makanan, umumnya menghasilkan:
-
Penyerapan minyak yang lebih rendah
-
Masa pakai oli lebih lama
-
Mengurangi frekuensi penggantian oli.
Penggorengan terbuka biasanya mengonsumsi lebih banyak minyak seiring waktu, terutama di lingkungan dengan perputaran produk yang tinggi, tetapi lebih mudah dibersihkan dan dirawat untuk penggunaan produk campuran.
5. Keselamatan, Operasi, dan Pelatihan
Penggorengan bertekanan membutuhkan:
-
Pelatihan operator yang tepat
-
Prosedur keselamatan yang ketat
-
Pemeriksaan perawatan rutin
Namun, penggorengan bertekanan modern dilengkapi dengan sistem keamanan canggih yang membuat pengoperasian sehari-hari menjadi andal dan aman.
Penggorengan terbuka adalah:
-
Lebih mudah dioperasikan oleh staf baru.
-
Lebih cepat dipelajari
-
Ideal untuk dapur dengan pergantian staf yang sering.
Waktu posting: 25 Desember 2025